Tanjung Selor (Humas MTsN Bulungan) – Sebagai wujud nyata implementasi program ekoteologi dan penguatan ketahanan pangan di lingkungan madrasah , Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bulungan bersinergi dengan pemerintah daerah setempat. Sinergi ini diawali dengan kunjungan lapangan Tim Teknis Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan yang secara resmi meninjau kelayakan kolam di MTsN Bulungan pada hari ini, Senin (6/7/2026).
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut cepat dari proposal permohonan bantuan bibit ikan nila yang sebelumnya diajukan secara resmi oleh Wakil Kepala Madrasah (Waka) Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) MTsN Bulungan.
Program budidaya ikan nila ini dirancang untuk memanfaatkan area terbuka di lingkungan madrasah menjadi lahan produktif yang memadukan nilai keagamaan, kelestarian alam, dan pemenuhan pangan mandiri.
Kepala MTsN Bulungan Hj. Rosdiana menyambut baik kedatangan tim verifikasi dan berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan untuk jangka panjang.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan atas respons cepatnya terhadap surat dan proposal permohonan bantuan bibit ikan nila yang kami ajukan beberapa hari lalu,” ungkapnya.
“Ini sebagai upaya dan iktiar kami dalam rangka turut serta memperkuat dan menjaga ketahan pangan khususnya bagi warga MTsN Bulungan sekaligus sebagai implementasi nyata dari program ekoteologi yang menjadi salah satu Asta Protas Kementerian Agama RI,”imbuhnya.
“Kami ingin mengimplementasikan konsep ekoteologi yaitu mengintegrasikan nilai-nilai keimanan kita dengan tanggung jawab menjaga dan melestarikan lingkungan. Kolam ikan nila ini nantinya tidak hanya mendukung ketahanan pangan warga madrasah, tetapi juga menjadi laboratorium alam untuk sarana praktik langsung mata pelajaran IPA, Prakarya dan Kewirausahaan bagi para siswa,” ujar Kepala MTsN Bulungan
Di lokasi yang sama, pihak Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan menjelaskan bahwa peninjauan teknis sangat krusial dilakukan sebelum bantuan bibit disalurkan agar tingkat keberhasilan budidaya tinggi. Tim melakukan pengecekan menyeluruh pada kondisi fisik dan ekosistem kolam.
“Kehadiran kami di MTsN Bulungan hari ini adalah untuk memastikan kualifikasi kolam memenuhi standar budidaya ikan nila. Kami memeriksa beberapa parameter penting, mulai dari kualitas, suhu, dan pH air, kedalaman kolam, hingga ketersediaan saluran pembuangan yang aman. Kami ingin memastikan sarana yang disiapkan madrasah benar-benar layak, sehingga saat bibit diserahkan, tingkat kematian ikan bisa ditekan seminimal mungkin,” ungkap perwakilan Tim Teknis Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan.
Selain melakukan pengujian parameter air dan konstruksi kolam, tim teknis juga memberikan edukasi singkat kepada pengelola kolam madrasah. Mereka menjelaskan secara singkat mengenai manajemen pemberian pakan rutin, pengawasan kualitas air berkala, hingga pentingnya proses adaptasi (aklimatisasi) benih nila sebelum dilepas secara massal ke kolam utama.
Jika hasil verifikasi lapangan hari ini dinyatakan memenuhi standar kelayakan, Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan akan segera memproses administrasi lanjutan. Pihak dinas akan menjadwalkan waktu pengiriman, penyerahan, sekaligus penebaran bibit ikan nila unggulan ke kolam MTsN Bulungan dalam waktu dekat untuk menyukseskan agenda ketahanan pangan berbasis sekolah tersebut.*(Mqy)
Tidak ada komentar