Tanjung Selor (Humas MTsN Bulungan)- Civitas MTsN Bulungan juga MTsN Bulungan Filial Salimbatu siap mendukung dan mengikuti program yang digagas oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara yaitu Kamis Dzikir dan Doa Bersama.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas madrasah, kepala madarsah, kepala tata usaha, para wakil kepala madarsah, guru, tenaga kependidikan juga perwakilan siswa bertempat di Aula MTsN Bulungan dan di Aula MTsN Bulungan Filial Salimbatu Kamis.(29/1/2026).
Kegiatan dzikir dan doa bersama ini, dilaksanakan pada setiap hari Kamis pagi sebelum proses pembelajaran ataupun aktivitas lainnya dimulai.
Seluruh Civitas MTsN Bulungan dan MTsN Bulungan Filial Salimbatu mengikuti kegiatan dengan khusyu’ dan khidmat dengan mengikuti bacaan dzikir (Ratibul Haddad) yang dipimpin secara terpusat dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Utara selaku penyelenggara kegiatan melalui zoom meeting.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh kemenag kabupaten /kota se-Kalimanatan Utara dan seluruh satker yang beradah di bawahnya ini merupakan upaya pembinaan mental dan spiritual aparatur Kementerian Agama serta peserta didik madrasah di seluruh wilayah Kalimantan Utara.
Kepala MTsN Bulungan Hj. Rosdiana menyampaikan bahwa pelaksanaan dzikir dan doa bersama ini merupakan bentuk dukungan madrasah terhadap program Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara dalam membudayakan nilai-nilai religius dan spiritualitas di lingkungan pendidikan.
“Melalui dzikir dan doa bersama ini, kami berharap seluruh warga madrasah senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas serta proses pembelajaran. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter religius bagi peserta didik sejak dini,” ujarnya.
Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan dzikir dan doa bersama juga mempererat kebersamaan seluruh warga madrasah dengan jajaran Kementerian Agama se-Kalimantan Utara. MTsN Bulungan berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan keagamaan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan madrasah yang religius, berkarakter, dan sejalan dengan visi Kementerian Agama Republik Indonesia *(Mqy)
Tidak ada komentar