Tanjung Selor (Humas MTsN Bulungan) – 10 Orang perwakilan guru yang juga selaku Tim Pengembang Kurikulum MTsN Bulungan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Perangkat Pembelajaran dan Penyusunan Kurikulum Operasional Madrasah Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bulungan bekerja sama dengan Penerbit Erlangga yang diinisiasi oleh Koordinator Pengawas Madrasah Kantor Kemenag Bulungan. Acara berlangsung di Aula FKUB Kamenag Bulungan, Rabu (03/06/2026). Dengan tujuan sebagai upaya penguatan pemahaman dan kesiapan madrasah dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta pada tahun ajaran 2026/2027.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulungan yang diwakili Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Nasrullah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam mendukung kesiapan madrasah menghadapi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Menurutnya, kurikulum tersebut diharapkan mampu membangun proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai kasih sayang, penghormatan, dan penguatan karakter peserta didik di lingkungan madrasah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh madrasah di Kabupaten Bulungan dapat siap mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta pada tahun ajaran 2026/2027. Karena itu, guru dan kepala madrasah perlu memiliki pemahaman yang sama terkait penyusunan perangkat pembelajaran dan kurikulum operasional madrasah,” ujar H. Nasrullah.
Pada hari ke-dua ini, pelaksanaan bimtek diikuti kurang lebih 40 guru jenjang Madrasah Tsanawiyah yang mewakili lima madrasah, yakni MTsN Bulungan, MTs Al-Anshar Tanjung Selor, MTs Nurul Mujahidah, MTs Al-Hayat, dan MTs Makarti Utama. Fokus pembahasan dalam kegiatan ini adalah penyusunan perangkat pembelajaran guru serta Kurikulum Operasional Madrasah (KOM). Para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari narasumber Fithrotus Subhaniyah yang merupakan Tim Penyusun Kurikulum Berbasis Cinta sekaligus Tim Pengembang Kurikulum Kementerian Agama Pusat.
Koordinator Pengawas Madrasah Kemenag Bulungan, H. Samsuddin, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi semangat para peserta yang mengikuti kegiatan dengan baik sejak awal hingga akhir. Bahkan, dari madrasah yang diundang, tiga kepala madrasah Kepala MTsN Bulungan, Kepala MTs Al-Anshar, Kepala MTs Al-Hayat turut hadir mendampingi para guru selama kegiatan berlangsung.
Menurut H. Samsuddin, kehadiran kepala madrasah menjadi bagian penting dalam proses penyusunan perangkat pembelajaran. Dengan keterlibatan langsung kepala madrasah, proses pendampingan kepada guru akan lebih efektif sehingga kepala madrasah juga dapat memahami secara menyeluruh perangkat pembelajaran yang disusun oleh guru serta penyusunan kurikulum operasional madrasah di satuannya masing-masing.
“Target utama dari setiap pertemuan dalam bimbingan teknis ini adalah agar seluruh peserta memahami konteks dan esensi Kurikulum Berbasis Cinta serta mampu menyusunnya dalam bentuk rencana pembelajaran dan kurikulum operasional yang nantinya akan diimplementasikan di madrasah masing-masing pada tahun ajaran 2026/2027,” jelasnya.
Kepala MTsN Bulungan Hj. Rosdiana menyambut baik kegiatan dan mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan ini sebagai bentuk respons terhadap tuntutan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah. Menurutnya, masih banyak guru yang belum memahami secara menyeluruh konsep KBC maupun model perangkat ajar yang akan digunakan dalam penyusunan perencanaan pembelajaran dan kurikulum operasional madrasah.
“Alhamdulillah, terima kasih sudah dilibatkan guru-guru kami dalam kegiatan yang sangat bermanfaat ini”.ungkapnya
“ Semoga perwakilan guru yang ditunjuk untuk mengikuti kegiatan ini bisa mendesiminasikan materi yang sudah diterima kepada guru-guru lain yang belum berkesempatan mendapatkan bimtek implementasi Kurikulum KBC ini,”imbuhnya.
Ia berharap memasuki tahun ajaran baru nanti, KBC siap diimplemntasikan di MTsN Bulungan. Tim pengembang kurikulum siap Menyusun KOSP Berbasis Cinta, dan guru-guru sudah faham dan bisa menyusun Perangkat Pembelajaran Berbasis Cinta.
Di akhir kegiatan, perwakilan Penerbit Erlangga menyampaikan sosialisasi terkait platform pemanfaatan perpustakaan digital, e-Book dan sarana guru yang dapat membantu memudahkan tugas-tugas guru seperti contoh modul ajar, RPP bahan ajar, instrumen evaluasi, kisi-kisi soal, bank soal beserta kunci jawaban dan pembahasannya. Dan promosi beberapa flatform bebrapa model stimulan dan royalty yang diberikan dalam rangka kerja sama dengan Penerbit Erlangga.
Semoga kerjasama dengan model symbiosis mutualisme (saling mengambil manfaat) ini terus dapat terjalin untuk saling memberikan manfaat demi kemajuan dunia Pendidikan khususnya pendidikan madrasah yang ada di wilayah Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. *(Mqy).
Tidak ada komentar