Tanjung Selor (Humas MTsN Bulungan) -Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bulungan menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H pada Jumat (23/1/2026) bertempat di Serambi Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor berlangsung khidmad diikuti oleh seluruh civitas madrasah mulai dari siswa, guru dan tenaga kependidikan.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bulungan yang diwakili oleh Koordinator Pengawas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulungan H. Samsuddin dalam sambutannya menyampaikan menegaskan bahwa tujuan utama peringatan Isra Mi’raj adalah untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Menurutnya, terdapat tiga inti nilai utama dalam peristiwa Isra Mi’raj yang harus ditanamkan kepada peserta didik sejak dini.
“Inti Isra Mi’raj itu ada tiga, yaitu iman, ilmu, dan amal saleh. Pertama, iman untuk memperkuat keimanan kepada Tuhan. Kedua, ilmu, karena sebagai insan beriman kita harus berilmu dan rajin belajar. Anak yang berprestasi lahir dari guru yang hebat. Ketiga, amal saleh, di antaranya dengan melaksanakan salat dan mampu membaca Al-Qur’an,” jelasnya.
Kepala MTsN Bulungan, Hj. Rosdiana, menyampaikan bahwa kegiatan peringatan lsra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini dilaksanakan tidak hanya sebagai momentum seremonial, tetapi juga sebagai sarana muhasabah diri bagi seluruh civitas madrasah.
Melalui peringatan lsra Mi’raj, peserta didik diajak untuk merefleksikan kembali kualitas lbadah, memperkuat keimanan, serta menjadikan salat sebagai pedoman utama dalam membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah.
Peringatan Isra Mi’raj ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Mattori. Dalam tausiyahnya, Ustadz Muhammad Mattori mengajak seluruh peserta didik untuk meneladanl perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sebagal momentum memperkuat keimanan,meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan nilai kedisiplinan don akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi peserta didik.
Melalui peringatan lsra Mi’raj ini diharapkan nilai-nllai keteladanan Rasulullah SAW yang terkandung dalam perlstiwa lsra Mi’raj dapat menjadl pembelojoran berkelanjutan dan diaplikasikan dalam kehidupan madrasah maupun kehldupan sehari-hari ke depannya. (*Mqy)
Tidak ada komentar