Tanjung Selor (Humas MTsN Bulungan) — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bulungan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Masjid Agung Istiqomah ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah Membentuk Generasi Berakhlak Mulia”. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bulungan, H. Sapriansyah Alie, para pengawas madrasah, serta jajaran Kepala MAN, MIN, dan RA se-Kabupaten Bulungan.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN Bulungan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Kakankemenag, para undangan, serta kerja keras seluruh panitia. Beliau juga meminta seluruh jemaah untuk menyimak jalannya ceramah dengan sungguh-sungguh. Sebagai stimulus, pihak madrasah menyediakan hadiah bagi siswa yang menyimak dengan baik.
“Saya meminta seluruh jemaah, khususnya anak-anakku sekalian, agar dapat mengikuti acara ini dengan khidmat dan menyimak dengan baik isi ceramah. Di akhir acara, panitia akan menyediakan doorprize menarik bagi siapa saja yang bisa menjawab pertanyaan terkait materi yang disampaikan oleh penceramah,” ujar Kepala MTsN Bulungan.
Metode pengondisian siswa ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Kankemenag Bulungan, H. Sapriansyah Alie. Beliau memuji inovasi pemberian doorprize yang dinilai efektif membuat anak-anak tetap fokus dan khusyuk menyerap ilmu agama. Dalam arahannya, H. Sapriansyah Alie juga mengingatkan para siswa untuk bangga dan bersyukur menempuh pendidikan di madrasah.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Kepala MTsN Bulungan yang sukses menyeting anak-anak agar bisa khusyuk dan khidmat menyimak materi ceramah dengan stimulus doorprize ini. Ini cara yang cerdas. Saya juga berpesan, kalian harus bersyukur menjadi murid madrasah. Hanya dengan pendidikan agamalah diperoleh pendidikan yang terbaik, dan itu semua ada di madrasah. Karena itu, sampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada orang tua kalian yang telah memilihkan sekolah terbaik ini,” tegas H. Sapriansyah Alie dalam sambutannya.
Acara inti kemudian diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Sayid Khafid Abdullah, Lc. Dalam ceramahnya, beliau mengupas tuntas urgensi memperingati Maulid Nabi, golongan yang berhak mendapatkan syafaat Rasulullah, serta cara-cara menjemput syafaat tersebut. Beliau mengingatkan dahsyatnya situasi di Yaumul Mahsyar, di mana nabi-nabi terdahulu seperti Nabi Adam, Nabi Nuh, hingga Nabi Ibrahim tidak mampu memberikan pertolongan karena mengingat kesalahan yang pernah diperbuat. Pada momen genting tersebut, hanya Rasulullah SAW yang diizinkan dan mampu memberikan syafaat kepada umatnya.
“Kenapa kita harus memperingati Maulid? Ini adalah bentuk syukur atas lahirnya sang pembawa rahmat. Jika kita ingin menjadi golongan yang berhak mendapat syafaat beliau di Yaumul Mahsyar, kuncinya adalah dengan memperbanyak selawat, menjaga ketaatan penuh kepada orang tua di rumah, termasuk kepada guru-guru kalian, serta yang paling utama adalah menjaga shalat lima waktu. Kelak di Padang Mahsyar, Rasulullah akan mengenali umatnya dari wajah-wajah yang bercahaya karena bekas wudhu dan shalat mereka,” terang Ustadz Sayid Khafid Abdullah dalam ceramahnya.
Peringatan Maulid Nabi ditutup dengan sesi kuis interaktif berhadiah doorprize yang diikuti dengan sangat antusias oleh para siswa, diikuti dengan doa bersama untuk keberkahan seluruh keluarga besar madrasah di Kabupaten Bulungan.*(Mqy)
Tidak ada komentar